Manfaat Vitamin A untuk Ibu Hamil

Manfaat vitamin A untuk ibu hamil. Perhatikan dosisnya, jangan sampai kelebihan dan kekurangan!

Qana
Qana

Ibu hamil membutuhkan vitamin A untuk mendukung perkembangan janin. Oleh karena itu, penting untuk memenuhi kebutuhan ibu hamil akan vitamin A. Tidak hanya bagi ibu, zat gizi mikro ini juga berperan penting bagi kesehatan janin.

Meski bermanfaat, ibu hamil perlu berhati-hati saat mengonsumsi vitamin A. Pasalnya, jika terlalu banyak dikonsumsi, bahaya vitamin A bagi ibu hamil dan bayi bisa mengintai. Agar aman dalam memenuhi asupan vitamin A Anda selama hamil, yuk simak ulasan berikut ini mengenai  manfaat Vitamin A untuk ibu hamil.

Manfaat Vitamin A

Vitamin A merupakan vitamin larut lemak yang disimpan di hati. Berikut beberapa manfaat vitamin A untuk ibu hamil dan janin:

Mendukung Pertumbuhan Organ Janin

Fungsi vitamin A sangat penting untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan janin dalam kandungan.

“Pastinya, selama kehamilan, vitamin A mendukung pertumbuhan janin, seperti perkembangan paru-paru, jantung, ginjal, tulang, dan mata, serta perkembangan sistem pernapasan, peredaran darah, dan saraf pusat,” ujar dr. Arina Heidyana.

Penggunaan vitamin A juga bermanfaat untuk daya tahan tubuh dan produksi sel kulit bayi.

Membantu Perkembangan Kantung Udara pada Paru-Paru Bayi

Manfaat vitamin A untuk bayi dapat membantu perkembangan kantung udara kecil pada paru-parunya. Perkembangan kantung kecil di paru-paru ini sangat penting. Sebab, kantung ini memudahkan oksigen mengalir ke dalam darah dan mengeluarkan karbon dioksida.

Mendukung Imunitas Ibu

Tidak hanya untuk janin, vitamin A juga berperan penting dalam kesehatan ibu hamil. Hal ini dikarenakan fungsi vitamin A untuk mendukung kekebalan tubuh ibu hamil.

Perbaikan Jaringan Ibu setelah Melahirkan

Manfaat vitamin A untuk ibu hamil juga dapat membantu memperbaiki jaringan pasca melahirkan. Selain itu, vitamin ini mempertahankan penglihatan normal, melawan infeksi, dan membantu metabolisme lemak.

Dosis dan Kebutuhan Vitamin A Ibu Hamil

Konsumsi vitamin A diukur dengan standar Retinol Activity Equivalent (RAE). Satu mcg (mikrogram) retinol (bentuk awal vitamin A) sama dengan satu mikrogram RAE.

Vitamin A datang dalam dua bentuk, preformed vitamin A dan provitamin A karotenoid. Preformed vitamin A (juga dikenal sebagai retinol) digunakan langsung oleh tubuh dan ditemukan dalam produk hewani seperti telur, susu, dan hati.

Sementara itu, karotenoid provitamin A (seperti beta karoten) ditemukan dalam buah-buahan dan sayuran. Tubuh mengubah jenis ini menjadi retinol.

Dilansir dari BabyCenter, berikut dosis vitamin A untuk ibu hamil:

Ibu hamil 18 tahun ke bawah: 750 mikrogram (mcg) per hari RAE

Ibu hamil 19 tahun ke atas: 770 mcg per hari RAE

dr. Arina menjelaskan bahwa ibu hamil membutuhkan vitamin A dengan disesuaikan berdasarkan kondisi masing-masing. Lebib baik konsultasikan dengan dokter kandungan untuk mengetahui dosis yang tepat. Mengkonsumsi suplemen vitamin A (bila perlu) juga harus mengikuti saran dokter.

Bahaya Kekurangan Vitamin A pada Ibu Hamil

Ibu hamil yang mendapatkan cukup vitamin A dari makanan biasanya tidak mengalami kekurangan vitamin A, namun kondisi tertentu selama kehamilan dapat menyebabkannya.

Tanda-tanda kekurangan vitamin A pada ibu hamil antara lain:

  1. Sistem kekebalan tubuh melemah
  2. Gangguan dan penglihatan redup di malam hari (mata kering)
  3. Kemudian, kadar vitamin A yang rendah juga dapat mempengaruhi fungsi kekebalan bayi setelah lahir. Kondisi ini dapat membuat bayi lebih rentan terhadap infeksi dan penyakit.

Risiko Kelebihan Vitamin A pada Ibu Hamil

Hindari terlalu banyak mengonsumsi vitamin A selama kehamilan. Bahaya asupan vitamin A yang berlebihan pada ibu hamil dapat menyebabkan cacat lahir dan keracunan pada organ hati.

Produk perawatan kulit atau skincare yang mengandung vitamin A dan turunannya juga harus diperhatikan. Diskusikan dengan dokter Anda, ya.

Jika ibu hamil ingin makan hati, ikuti porsi yang dianjurkan dokter. Pasalnya, hati merupakan makanan yang kaya akan vitamin A.

Ditinjau oleh: dr. Arina Heidyana

Gaya HidupKesehatanVitaminIbu HamilJaninBayiVitamin A

Qana

No one can make you feel inferior without your consent.